Letusan Gunung Tambora merupakan letusan gunung terdahsyat sepanjang masa yang pernah tercatat pada era modern.
Pada saat gunung Tambora meletus, daerah
radius kurang lebih 600 km dari gunung Tambora gelap gulita sepanjang
hari hampir seminggu lamanya.
Letusan yang terdengar, melebihi jarak
2000 km dan suhu Bumi menurun hingga beberapa derajat yg mengakibatkan
bumi menjadi dingin akibat sinar matahari terhalang debu vulkanis selama
beberapa bulan.
Sehingga berdampak juga ke daerah Eropa & Amerika Utara mengalami musim dingin yg panjang.
Sedangkan Australia dan daerah Afrika Selatan turun salju di saat musim panas.
Peristiwa ini dikenal dengan “The year without summer” atau tahun tanpa musim panas.
Pada Tanggal 10 April 2015, Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat akan memperingati 200 Tahun meletusnya Gunung Tambora, dengan Tema "Tambora Menyapa Dunia".
Lebih Kurang 45 Negara dari 5 Benua akan ikut memperingati hari bersejarah ini.